Puskesmas Bakunase Bekerjasama dalam rangka mewujudkan wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara Featured

Ditulis Oleh | Minggu, 20 Oktober 2019 11:21 | Dibaca : 278 Kali
Pelaksanaan Pemeriksaan IVA TES Pelaksanaan Pemeriksaan IVA TES dokumentasi Puskesmas Bakunase

Puskesmas Bakunase Bekerjasama dalam rangka mewujudkan wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara


mengadakan pemeriksaan IVA gratis di Kantor Dinas PUPR Prop. NTT bersama dengan OASE pada hari sabtu tanggal 19 Oktober 2019

 

PENGERTIAN IVA

IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin (Sukaca E. Bertiani, 2009)

IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3-5% (Wijaya Delia, 2010).

Laporan hasil konsultasi WHO menyebutkan bahwa IVA dapat mendeteksi lesi tingkat pra kanker (high-Grade Precanceraus Lesions) dengan sensitivitas sekitar 66-96% dan spesifitas 64-98%. Sedangkan nilai prediksi positif (positive predective value) dan nilai prediksi negatif (negative predective value) masing-masing antara 10-20% dan 92-97% (Wijaya Delia, 2010).

Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan skrining alternatife dari pap smear karena biasanya murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan dan peralatan sederhana serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi.

Pada pemeriksaan ini, pemeriksaan dilakukan dengan cara melihat serviks yang telah diberi asam asetat 3-5% secara inspekulo. Setelah serviks diulas dengan asam asetat, akan terjadi perubahan warna pada serviks yang dapat diamati secara langsung dan dapat dibaca sebagai normal atau abnormal. Dibutuhkan waktu satu sampai dua menit untuk dapat melihat perubahan-perubahan pada jaringan epitel.

Serviks yang diberi larutan asam asetat 5% akan merespon lebih cepat daripada larutan 3%. Efek akan menghilang sekitar 50-60 detik sehingga dengan pemberian asam asetat akan didapat hasil gambaran serviks yang normal (merah homogen) dan bercak putih (displasia) (Novel S Sinta,dkk,2010).

 

 

 

 

TUJUAN IVA

Untuk mengurangi morbiditas atau mortalitas dari penyakit dengan pengobatan dini terhadap kasus-kasus yang ditemukan. Untuk mengetahui kelainan yang terjadi pada leher rahim.

 

KEUNTUNGAN IVA

Menurut (Nugroho. 2010:65) keuntungan IVA dibandingkan tes-tes diagnosa lainnya adalah :

1. Mudah, praktis, mampu laksana

2. Dapat dilaksanakan oleh seluruh tenaga kesehatan

3. Alat-alat yang dibutuhkan sederhana

4. Sesuai untuk pusat pelayanan sederhana

 

Menurut (Emilia. 2010 :53) keuntungan IVA

1. Kinerja tes sama dengan tes lain

2. Memberikan hasil segera sehingga dapat diambil keputusan mengenai   penatalaksanaannya

Rini Muskanan

Sanitarian di Puskesmas Bakunase dan sebagai Pengelola Sistim Informasi Kesehatan (SIK) dan Pengelola Survelens di Puskesmas Bakunase, 

puskbks.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Beri Komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.